Wakil Walikota Kupang Pantau Vaksinasi Anak di Sekolah Dasar

70

Kupang,CNNews.Id- Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man memantau vaksinasi untuk anak usia 6-12 tahun di dua Sekolah Dasar di Kota Kupang yakni SD Inpres Nunbaun Delha dan SD Katolik St. Maria Assumpta, Kamis (6/1/22).

Wawali yang ditemui usai pemantauan menjelaskan, ada sekitar 5 hingga 6 Sekolah Dasar di Kota Kupang yang melaksanakan vaksinasi untuk anak-anak usia 6-12 tahun.

Menurutnya dari hasil pemantauan hari ini terlihat ada koordinasi dan kerja sama yang baik tidak hanya antara Dinas Kesehatan, puskesmas dan pihak sekolah tapi juga dengan lurah dan tokoh masyarakat setempat, phak swasta se[erti RS Siloam serta orang tua siswa.

Dukungan orang tua menurutnya sangat kuat, ditandai dengan semua anak diantar oleh orang tua masing-masing. “Ini bukti para orang tua sangat memperhatikan kesehatan anaknya,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Kupang menargetkan pada akhir Februari 2022 mendatang vaksinasi untuk anak-anak sudah bisa terlaksana 100 persen. Jika tercapai maka proses pembelajaran tatap muka tidak lagi dilakukan secara terbatas seperti saat ini.

Sementara itu, untuk vaksinasi orang dewasa menurutnya akan ditata ulang berdasarkan data yang aktual dari Kementerian Kesehatan. Wawali juga berterima kasih kepada RS Siloam yang telah berkomitmen mendukung Pemkot Kupang dalam upaya percepatan vaksinasi, dengan menyelanggarakan vaksinasi di sejumlah sekolah.

Wawali Saat Memantau Vaksinasi Anak di Salah Satu SD di Kota Kupang

Kepala Sekolah SD Inpres Nunbaun Delha, Anita Adriana Djula, S.Pd yang turut mendampingi Wawali dalam pemantauan menjelaskan, target vaksinasi di sekolah mereka berjumlah 267 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 SD.
Sementara itu Direktur RS Siloam, dr. Andreas Wijaya, menyampaikan bahwa RS Siloam mendukung penuh upaya percepatan vaksinasi di Kota Kupang, termasuk vaksinasi untuk anak-anak. Dukungan yang mereka berikan berupa para petugas vaksinator yang akan melaksanakan vaksinasi di 5 SD di Kota Kupang dengan jumlah sasaran 1600 siswa untuk vaksin dosis pertama dan dosis kedua.

Lima SD yang dimaksud antara lain, SDK ST. Maria Assumpta, SD Kristen Citra Bangsa, SD Bertingkat Kelapa Lima I, SD Dian Harapan dan SD Stella Gracia TDM. Khusus untuk SDK St. Maria Assumpta dilaporkan ada 700 siswa yang siap divaksin selama 3 hari ke depan.

Sambil memantau, untuk menghibur anak-anak yang akan divaksin, Wawali mengajukan sejumlah kuis berhadiah untuk anak-anak. Anak yang berhasil menjawab diberikan hadiah berupa masker dan hadiah menarik lainnya.

Dalam pantauan tersebut Wawali didampingi oleh Lurah Nunbaun Delha, Nixon Nggauk, SH, Lurah Kayu Putih, Jane Juliana Ndaomanu, S.Sos, Kepala Puskesmas Alak, dr. Panondang Panjaitan serta Kepala Puskesmas Oepoi, dr. Yohanes Lisangan, serta kepala sekolah dan guru di masing-masing sekolah. Turut hadir dalam pemantauan di SDK Assumpta, CEO Subregional Siloam Hospitals, dr. Hans Lie, M.Sc dan Direktur RS Siloam, dr. Andreas Wijaya. (cnn/pkp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here