SMP Negeri 11 Kota Kupang Jadikan Pola Hidup Bersih Sebagai Kebiasaan

20

Kota Kupang, CNNews.Id – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 11 Kota Kupang menjadikan pola hidup bersih sebagai kebiasaan bagi peserta didik dan guru/pegawai.

Demikian yang dikatakan Kepala Sekolah SMPN 11 melalui Wakil Kepala sekolah (Wakepsek), Pius K. Makin, S.Pd kepada media ini, Senin 28 November 2022.

“Kami sebagai lembaga pendidikan tetap berusaha supaya lingkungan selalu bersih. Kami  ingin menjadikan pola hidup bersih sebagai  kebiasaan kami,” ujar Wakepsek Pius.

Menurutnya, kebersihan adalah  bagian dari kenyamanan. “Jadi kalau  lingkungan tidak  bersih otomatis proses belajar mengajar juga akan tidak terasa nyaman. Sebaliknya, lingkungan yang bersih akan memberikan kenyamanan dalam proses belajar-mengajar,” jelas Pius.

Oleh karena itu, pihaknya berusaha menanamkan pola hidup bersih menjadi kebiasaan siswa/i SMPN 11 Kota Kupang. “Para guru juga memberikan contoh kepada siswa/i dengan ikut membersihkan lingkungan sekolah dan kelas,” kata Pius.

Ia menjelaskan, walaupun telah ada pembagian tugas/piket untuk pembersihan kelas kepada siswa/i setiap hari, namun guru-guru tetap ikut membersihkan kelas. “Jadi pembersihan lingkungan dan kelas, kami selalu lakukan setiap hari, yakni 15 menit sebelum proses belajar mengajar,” ujar Pius sambil memasukan sampah yang dipungutnya ke tempat sampah.

Dalam waktu 15 menit sebelum pelajaran dimulai, lanjut Pius, seluruh siswa dan guru/pegawai memanfaatkan waktu 15 menit secara bersama-sama untuk membersihkan lingkungan sekolah. “Sementara petugas piket di kelas -kelas  tetap membersihkan kelasnya masing-masing,” katanya.

Pius memaparkan,  sebelum ada intruksi dari Penjabat Walikota Kupang, pihaknya sudah menanamkan pola hidup bersih di lingkungan sekolah. “Kami sudah lakukan itu sejak lama,” kata Pius.

Menurut Pius, adanya instruksi Penjabat Walikota Kupang untuk memperhatikan kebersihan lingkungan sekolah, semakin memperkuat komitmen lembaga pendidikan dan masyarakat pada umumnya. “Instruksi ini merupakan satu hal yang positif,”  tandas Pius.

Namun, Ia berharap, kebersihan lingkungan sekolah dan lingkungan permukiman masyarakat pada umumnya, tidak hanya diperhatikan untuk sekedar menjalankan instruksi Penjabat Walikota Kupang, Goerge Hadjoh. “Tetapi kami mengharapkan pola hidup bersih ini menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat Kota Kupang,” ujar Pius.

Ia menjelaskan, dalam beberapa bulan terakhir dilakukan pekerjaan rehab besar – besaran di SMPN 11 sehingga puing-puing bahan bangunan berserakan. Puing-puing bahan bangunan dan sisa pembongkaran belum sempat dibersihkan karena pekerjaan masih sedang dilaksanakan. Namun setelah selesai pekerjaan rehap, pihaknya akan menbersihkannya. (cnn/oka/edi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here